Bentuk Lambang segi lima dengan pola daun teratai, bagaikan dalam tersusun atas 17 kelopa daun teratai gambar dalam arca Tribhuwana Tunggadewi dalam lingkaran teks UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI - MALANG Arca Tribhuwana Tunggadewi sebagai penjelmaan Wysnu dengan empat tangan, sebuah bentuk penjelmaan yang dalam mitologi jawa kuno dan mitologi hindu, berarti pemeliharaan. Sepasang tangan membentuk sikap sempurna dan sepasang lagi masing-masing memegang Cakra dan Bunga Teratai. Pada area ini di gambarkan Ratu Tribhuwana Tunggadewi duduk di atas bunga teratai.

  Makna lambang secara keseluruhan menggambarkan corak dan watak Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

  1. Warna lingkaran kuning emas, sebagai gambaran kepeloporan Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
  2. Warna dasar biru, sebagai lambang ketenangan dan kedamaian yang menjadi cita-cita
  3. Cakra adalah lambang kebenaran menyatakan yang benar dan sikap meratakan segala sesuatu yang kurang benar
  4. Bunga teratai adalah lambang keindahan yang muncul dari sebuah keadaan yang kurang menyenangkan
  5. Bentuk segilima merupakan perwujudan menjunjung tinggi pancasila sebagai dasar negara
  6. Bentuk 17 kelopak daun teratai sebagai lambang penghargaan pada nilai dan cita-cita kemerdekaan yang di proklamasika pada 17 Agustus 1945
  7. Figur Ratu Tribhuwana Tunggadewi yang duduk diatas daun teratai dengan sikap sempurna, merupakan lambang dari sebuah perjuangan yang dilakukan oleh seorang pemimpin dari suatu masa yang sulit, dengan pemikiran yang arif dan bijak, pada keadaan yang tidak menyenangkan

 

Sejarah Universitas

Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Nusantara Malang, melalui dua tahap. Pendirian tahap pertama pada tanggal 14 Desember 1987, sedangkan pendirian tahap kedua dilakukan pada tahun 2001,  Pada tahun 1988 UNITRI mulai melakukan kegiatan persiapan pelaksanaan pendidikan di Jalan Besar Ijen 90-92 Malang. Selama kurun Waktu 1988-1989, Kegiatan UNITRI mempersiapkan perangkat keras dan perangkat lunak pendidikan tinggi tanpa menerima mahasiswa baru sambil menunggu ijin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Nama-nama anggota yayasan yang berperan dalam mendirikan Universitas Tribhuwana Tunggadewi :

  1. Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno
  2. Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo
  3. Prof. Dr. Ir.Sri Kumalaningsih, M.App.Sc.
  4. Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc.
  5. Prof. Ir. Baskoro Winarno (Alm)
  6. Dr.Ir. Suntoyo Yitnosumarto (Alm)
  7. Kol. dr. Tom Uripan (Alm)- mantan Walikota Malang
  8. dr. H. Faruk  Bakrie
  9. Ir. H. Soemarjo
  10. Ir. Abdul Karim (Alm)- mantan Kanwil Deperindag Jatim
  11. Soelaiman Sastrohamidjojo, BSc. (Alm)
  12. Prof.Dr.Ir. Loekito Adi Soehono, M.Agr.
  13. Brigjen (Purn). Pitut Suharto (Alm)


Berdasarkan SK Mendikbud No.056/0/1990 tanggal 05 Januari 1990, sebagai tahap awal menuju operasional UNITRI, Yayasan Pendidikan Bhakti Nusantara memperoleh ijin dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelenggarakan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Tribhuwana dengan Status Terdaftar untuk program studi Agribisnis, Arsitektur Pertamanan, Teknologi Industri Pertanian dan Produksi Temak.

  1. Pada tahun 1995, Program Studi Agribisnis dan Produksi Ternak memperoleh status Diakui atas dasar SK Dirjen Dikti Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 451 / DIKTI / KEP / 1995.
  2. Pada tahun yang sama Sekolah Tinggi llmu Ekonomi (STIE) Tribhuwana yang juga didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Nusantara, memperoleh ijin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Status Terdaftar untuk Program Studi Manajemen dan Akuntansi.
  3. Sejak 1990 sampai dengan 1997, kegiatan proses belajar-mengajar di STIPER dan STIE Tribhuwana berlangsung di kampus Jalan Besar Ijen 90-92 Malang, yang disewa dari Badan Pendidikan dan Koperasi Majapahit, Jawa Timur.
  4. Berkat upaya keras Yayasan Pendidikan Bhakti Nusantara, sejak Bulan Agustus 1997 STIPER dan STIE Tribhuwana menempati kampus milik sendiri di Jalan Telaga Warna Blok C, Tlogomas Malang, yang diresmikan penggunaannya pada tanggal 13 September 1997 oleh Gubernur Jawa Timur, H.M Basofi Sudirman.
  5. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 113/D/O/ 2001 tanggal 2 Agustus 2001, STIPER Tribhuwana dan STIE Tribhuwana dikembangkan menjadi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI)  dengan 13 Program Studi, terdiri dari 12 program studi Sarjana (S-1) dan 1 program Diploma III,sebagai berikut : (1) Agribisnis, (2) Arsitektur Pertamanan, (3) Teknologi Industri Pertanian, (4) Budidaya Pertanian, (5) Produksi Ternak, (6) Nutrisi dan Makanan Ternak, (7) Manajemen, (8) Akuntansi, (9) Ilmu Administrasi Negara, (10) Ilmu Administrasi Niaga, (11) Teknik Sipil dan (12)Teknik Kimia; serta program Diploma III (DIII) Akuntansi. Di dalam perjalanannya, karena tidak bisa berkembang dengan baik beberapa  program studi tidak diaktifkan.Sampai dengan Oktober 2008 semua program studi yang aktif telah memperoleh Status Terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional.
  6. Pada tahun 2005, UNITRI memperoleh Ijin Penyelenggaraan dari Dirjen Dikti Depdiknas untuk Program Studi Ilmu Keperawatan (S1), Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) dan Program Studi Bidan Pendidik (D-IV).Untuk Program Studi Ilmu Komunikasi memperoleh status terakreditasi pada tahun 2010 berdasarkan SK-BAN-PT No. 004/BAN-PT/AK-VIII/S1/V/2010.
  7. Program Pascasarjana UNITRI mengelola 2 (dua) Program Magister (S2), yaitu Magister Manajemen Agribisnis (MMA) dan Magister Administrasi Publik (MAP).
  8. Program MMA-UNITRI diselenggarakan sejak tahun 2002 berdasarkan Ijin Penyelenggaraan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, No. 3192/D2/2002, sedangkan Program MAP-UNITRI dibuka pada tahun 2008 berdasarkan Ijin Penyelenggaraan dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional No. 07/D/T/2008; tanggal 2 Januari 2008.
  9. Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No. 011/BAN-PT/Ak-V/S2/VI/2007, tanggal 30 Juni 2007, Program MMA-UNITRI memperoleh Status Terakreditasi.
  10. Pada tanggal 30 November 2011 berdasarkan SK dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, nomor: AHU-8032.AH.01.04. tahun 2011 tentang Pengesahan Yayasan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, maka yayasan yang menaungi Universitas  Tribhuwana Tungadewi memperoleh Pengesahan Akta Pendirian dengan nama Yayasan Bina Patria Nusantara Malang, sesuai Akta Nomor 32 tanggal 20 Juli 2011.
  11. Akhirnya dengan diterimanya SK Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional untuk Program MAP (SK-BAN-PT No.002/BAN-PT/AK-X/S2/V/2012 tanggal 16 Mei 2012); Program studi Ilmu Keperawatan (SK-BAN-PT No.024/BAN-PT/Ak-XV/S1/VIII/2012 tanggal 10 Agustus 2012) dan Program D-IV Bidan Pendidik (SK-BAN-PT No.096/SK/BAN-PT/Ak-IX/Dpl-IV/II/2013 tanggal 28 Februari 2013), maka seluruh program studi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi telah berhasil memperoleh Status Terakreditasi.